Cara Pandang

Posted by on Oct 1, 2012 in Mindset | 0 comments

Beberapa orang melihat masalah dari sudut yang berbeda-beda. Cara pandang seseorang dalam melihat suatu masalah sangat menentukan dalam dia menyikapi masalah itu.

Seseorang X melihat masalah A itu sebagai masalah besar, lalu dia mengeluh kenapa ini mesti terjadi dlsb. Ada seseorang Y yang melihat bahwa masalah ini bukan sebuah kebetulan, tapi sebuah ujian agar bisa naik kelas dalam sekolah kehidupan. Seorang Z malah melihat masalah itu sebagai sebuah peluang yang akan menaikkan kehidupannya.

Bukan seberapa besar masalah yang Anda hadapi, tetapi dengan siapa Anda menghadapinya itu jauh lebih penting. Apakah Anda menghadapinya sendiri? Atau Anda menghadapinya dengan mengandalkan Tuhan pencipta alam semesta ini?

Pasti ada hikmah dari setiap masalah. Ubah cara pandang Anda jika masih salah!

Read More

Jangan bilang “mudah-mudahan”

Posted by on Oct 1, 2012 in Mindset | 0 comments

Mengatakan “mudah-mudahan” itu artinya seseorang itu ragu-ragu, tidak yakin dan tidak siap serta memperlengkapi diri.

Seorang anak kecil ditanya “rudolf, kamu yakin dpt nilai 100?”. Jawab rudolf : “yakin om, krn saya sdh belajar”.

Jika dalam melakukan sesuatu kita mengatakan “mudah-mudahan bisal” itu artinya kita ragu. Tapi kalau kita mengatakan “yes, saya pasti bisa!”, setidaknya 50% Anda sudah menyelesaikannya.

Bagaimana bisa anda seyakin itu? Anda harus lakukan sesuatu : perlengkapi diri anda terlebih dahulu dg sungguh-sungguh, kerja keras.

Memang tidak ada yg absolut di dunia ini selain Tuhan. Tapi jika kita tahu bahwa kita pasti bisa mengerjakannya, kita tdk perlu mengatakan “mudah-mudahan”. Katakan pada diri Anda sendiri : “yes, i can do it, sure!” “Saya pasti sukses!“. Ini akan menggerakkan otot-otot, otak, aliran darah Anda untuk berbuat sesuatu.

Incoming search terms:

Read More

Foto seminar Merry Riana Lotus Garden Kediri September 2012

Posted by on Sep 13, 2012 in Mindset | 1 comment

Foto seminar Merry Riana Lotus Garden Kediri September 2012

Seminar Merry Riana kali ini hampir mirip2 dg bedah buku “mimpi sejuta dollar” dan diakhiri dengan motivasi bahwa “anda pasti bisa” 🙂

Biasanya memang seminar motivasi ditujukan untuk orang-orang yang ingin memulai bisnis karena isinya syarat dengan motivasi untuk financial freedom.

Kesan saya thd seminar ini : wow.. Mbak ria keren bgtttt… Нεнεнεнεнεнε.. (ړײ) ….!!

Untuk EO nya mungkin perlu membuat web yang lebih profesional ya krn saya lihat msh pakai blogspot 🙂

Incoming search terms:

Read More

Seminar Inspiratif Merry Riana September 2012

Posted by on Aug 22, 2012 in Mindset | 4 comments

Seminar Inspiratif Merry Riana September 2012

Ikuti seminar merry riana “mimpi sejuta dollar”, 9 september 2012 – Lotus Garden Hotel, Kediri, Jatim.

Tiket box : togamas dan gramedia kediri.

Incoming search terms:

Read More

Menjadi Saluran Berkat

Posted by on Jul 21, 2012 in Mindset | 0 comments

Menjadi Saluran Berkat

http://2.bp.blogspot.com/-vVpY1HylnYM/TtGJRzgXKzI/AAAAAAAAArQ/YbrbH-G1NEU/s1600/5-Roti-2-Ikan.jpgSifat manusia pada umumnya adalah ingin memiliki, mendapatkan atau menumpuk kekayaan, tetapi tidak mau kehilangan maupun memberikannya untuk orang lain. Benar ga? Inginnya selalu menerima tetapi tidak mau memberi.  Yang ada dalam pikirannya adalah bagaimana caranya mendapatkan dan juga bagaimana caranya supaya tidak kehilangan.

Sebuah kalimat bijak mengatakan bahwa : “adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima.”  Ada orang yang senang memberi dan bersedekah, tetapi justru bertambah kaya. Namun ada juga yang menghemat secara luar biasa (pelitnya bukan main alias kikir kuadrat), namun selalu merasa berkekurangan.

Sadar atau tidak ternyata masih banyak orang yang masih mempertahankan prinsip imbal-balik ini ; Kalau saya memberi maka saya harus mendapatkan sesuatu imbalan; Apakah itu berupa materi, pengakuan, kehormatan, ketenaran dll. Maka tidak jarang kita dapati bahwa ada anggota keluarga yang lebih rela memberi kepada orang lain dari pada kepada saudaranya sendiri. Tidak heran jika ada seorang kaya yang memiliki puluhan anak asuh tetapi dibalik itu ada saudara-saudaranya yang berkekurangan yang sama sekali tidak diperhatikannya.  Ironis bukan ?

Lalu, mengapa kita harus banyak memberi?  Memberi adalah perwujudan kasih.  Jika kita mengaku sebagai orang yang punya kasih tapi dalam kehidupan sehari-hari tidak punya kasih, maka sia-sialah, karena Tuhan adalah kasih, dan kasih harus diwujudkan dalam tindakan nyata.

Memberi butuh keberanian dan pengorbanan. Dan semua itu awalnya mungkin terasa terpaksa, tapi jika terus menerus dibiasakan memberi, maka akhirnya jadi terbiasa suka memberi. Dan akhirnya bisa memberi dengan kerelaan dan dengan sukacita. Dengan terbiasa memberi, menghindarkan kita dari sifat kikir dan memikirkan diri sendiri.

Memberi dengan dasar ketulusan, dengan rela, memang tidak mudah, karena hanya orang-orang yang memiliki Kasihlah yang akan mampu memberi dengan ketulusan. Jika kita masih saja mengkalkulasi untung-rugi ketika hendak memberi, maka sudah pasti Kasih belum menjadi milik kita.

Lalu berapa besar yang harus kita berikan ? Jawabnya adalah tergantung Berapa Besar KASIH yang ada dalam hati kita. Semakin besar kasih yang ada dalam hati kita, maka akan semakin besar pula yang mampu kita berikan.

Memberi adalah jalan untuk diberkati. Tujuan Tuhan memberkati kita bukan untuk kita nikmati sendiri, tapi supaya kita menjadi saluran berkat. Bayangkan jika sebuah biji tidak pernah jatuh ke tanah, maka ia tidak akan bisa menjadi sebuah pohon besar. Demikianlah juga dengan berkat, jika tidak pernah disalurkan, maka tidak akan pernah jadi berlipatkaliganda.

Kalau kita menyadari bahwa semua yang kita miliki adalah datang dari atas, maka kita akan selalu bisa bersyukur dan memberi.

Siap jadi berkat hari ini ?

Anda bisa memberi tanpa kasih, tetapi Anda tidak bisa mengasihi tanpa memberi

Incoming search terms:

Read More

Help others

Posted by on Jul 9, 2012 in Mindset | 0 comments

Help others

Read More