<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tulisan Untuk Sahabat</title>
	<atom:link href="http://andinni.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://andinni.com</link>
	<description>Hidup harus lebih dari sekedar hidup</description>
	<lastBuildDate>Sun, 14 Apr 2013 05:38:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=489</generator>
		<item>
		<title>No Money No Friends ?</title>
		<link>http://andinni.com/no-money-no-friends/</link>
		<comments>http://andinni.com/no-money-no-friends/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Apr 2013 05:38:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andinni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wirausaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andinni.com/?p=159</guid>
		<description><![CDATA[Seorang customer meminta saya untuk mengaktifkan orderan terlebih dahulu. Dia bilang &#8220;buru &#8211; buru, nanti saya transfer bersamaan dengan pembelian berikutnya&#8221;. 1 bulan berlalu, tapi tidak ada kabar kapan akan dibayar. Dan tiba-tiba order lagi serta meminta dibuatkan invoice jadi satu dengan yang sebelumnya. 1 bulan berlalu, tidak ada kabar juga tentang pembayaran invoice tersebut. [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Seorang customer meminta saya untuk mengaktifkan orderan terlebih dahulu. Dia bilang &#8220;buru &#8211; buru, nanti saya transfer bersamaan dengan pembelian berikutnya&#8221;. 1 bulan berlalu, tapi tidak ada kabar kapan akan dibayar. Dan tiba-tiba order lagi serta meminta dibuatkan invoice jadi satu dengan yang sebelumnya. 1 bulan berlalu, tidak ada kabar juga tentang pembayaran invoice tersebut. </p>
<p>Sedikit kesel lalu saya tanya &#8220;kapan mau dilunasi?&#8221;. Katanya akan dilunasi tanggal sekian. Setelah deadline berlalu, tidak ada kabar juga. Di bbm juga tidak dibalas. Akhirnya servicenya saya matikan.</p>
<p>Setelah dimatikan, baru deh komplain &#8220;kok disuspend sih? Emang no money no friends!&#8221;.</p>
<p>Sebagai seorang profesional yg mengeluarkan cost dan effort utk setiap pekerjaan maupun layanan, cashflow harus tetap jalan. Sekalipun itu customernya adalah teman sendiri, harus tetap tegas dengan kasih. </p>
<p>Membiasakan untuk disiplin itu penting!</p>
<p>No Money No Service</p>
Telah dibaca :88<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li><a href="http://andinni.com/no-money-no-friends/" title="dp wirausaha">dp wirausaha</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andinni.com/no-money-no-friends/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Maksimalkan yg sudah ada</title>
		<link>http://andinni.com/maksimalkan-yg-sudah-ada/</link>
		<comments>http://andinni.com/maksimalkan-yg-sudah-ada/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Apr 2013 01:55:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andinni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wirausaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andinni.com/?p=157</guid>
		<description><![CDATA[Seringkali ketika kita sudah memiliki usaha atau bisnis, kita tergoda untuk mencari peluang lain. Godaan itu muncul ketika omset usaha mengalami stagnasi maupun kita sudah mulai bosan. Rasa bosan itu sangat manusiawi terjadi. Bagaimana tidak bosan kalau kita selalu melakukan hal yang itu itu saja. Kalau kita memulai usaha baru, tentu saja kita harus memulai [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Seringkali ketika kita sudah memiliki usaha atau bisnis, kita tergoda untuk mencari peluang lain. Godaan itu muncul ketika omset usaha mengalami stagnasi maupun kita sudah mulai bosan.</p>
<p>Rasa bosan itu sangat manusiawi terjadi. Bagaimana tidak bosan kalau kita selalu melakukan hal yang itu itu saja.</p>
<p>Kalau kita memulai usaha baru, tentu saja kita harus memulai semuanya dari nol jika kita tidak membeli sistem yang sudah jadi dan terbukti berhasil. Mulai dari riset, permodalan, tim, marketing dll. Kecuali mungkin kalau kita hanya menanam modal saja sedangkan orang lain yang menjalankannya.</p>
<p>Kita tidak bisa mengharapkan hasil yang berbeda jika dilakukan dengan cara yang sama. Harus ada riset terus menerus agar hasilnya terus meningkat.</p>
<p>Memaksimalkan apa yang sudah dijalankan tentu jauh lebih mudah ketimbang memulai usaha baru. Hal ini sama saja halnya dengan menjual ke pembeli lama jauh lebih mudah ketimbang mencari pembeli baru.</p>
Telah dibaca :89<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li><a href="http://andinni.com/maksimalkan-yg-sudah-ada/" title="INNI COM">INNI COM</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andinni.com/maksimalkan-yg-sudah-ada/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Setiap orang selalu ingin &#8220;diwongke&#8221;</title>
		<link>http://andinni.com/setiap-orang-selalu-ingin-diwongke/</link>
		<comments>http://andinni.com/setiap-orang-selalu-ingin-diwongke/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Apr 2013 08:16:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andinni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Relationship]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andinni.com/?p=155</guid>
		<description><![CDATA[Ada sebuah bus jurusan surabaya &#8211; banyuwangi. Seperti biasa bus antar kota tersebut selalu full musik. Tapi ada yang membuat heran dan kagum yaitu ketika sang sopir mengecilkan suara musiknya tatkala ada seorang penumpang yg tengah menerima telfon. Sopir dan kru menaruh rasa &#8220;respek&#8221; thd penumpangnya. Rupanya ini sudah menjadi kebiasaan mereka. Dan inilah yg [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Ada sebuah bus jurusan surabaya &#8211; banyuwangi. Seperti biasa bus antar kota tersebut selalu full musik. Tapi ada yang membuat heran dan kagum yaitu ketika sang sopir mengecilkan suara musiknya tatkala ada seorang penumpang yg tengah menerima telfon. Sopir dan kru menaruh rasa &#8220;respek&#8221; thd penumpangnya. Rupanya ini sudah menjadi kebiasaan mereka. Dan inilah yg membuat para penumpang jadi setia.</p>
<p>Siapa sih yang tidak ingin dihormati atau diwongke (bahasa jawa = dimanusiakan) ?</p>
<p>Ketika sedang ada tamu di kantor, apakah anda akan mengangkat telfon lalu berbicara keras-keras di depan tamu? Atau yang lebih parah lagi adalah merokok di depan mereka?</p>
<p>Respek adalah hal yang harus dilakukan oleh setiap orang agar merekapun akan mendapat respek pula. Hal ini harus didoktrinasi kepada setiap karyawan dalam memperlakukan klien. Tanpa disadari sebenarnya ini adalah kegiatan marketing yang ampuh dengan cost yang sangat kecil.</p>
<p>Tahan dulu emosi anda ketika menghadapi pembeli yang bawel. Tetap hormati dan hargai mereka dengan mengatakan &#8220;maaf&#8221; dan &#8220;terima kasih atas masukannya&#8221;.</p>
Telah dibaca :90]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andinni.com/setiap-orang-selalu-ingin-diwongke/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Orang itu yang dipegang adalah omongannya</title>
		<link>http://andinni.com/orang-itu-yang-dipegang-adalah-omongannya/</link>
		<comments>http://andinni.com/orang-itu-yang-dipegang-adalah-omongannya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Apr 2013 13:24:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andinni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wirausaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andinni.com/?p=151</guid>
		<description><![CDATA[Malam ini ketika saya membantu suami melayani pelanggan, ada hal yang mengingatkan kami bahwa setiap apa yang kita katakan itu merupakan sebuah &#8220;janji&#8221;, bukan omong kosong belaka. Pelanggan itu meminta kami untuk mengecek webnya. Dikarenakan suami sedang sibuk, maka kami bilang bahwa jam 10 malam baru kami bisa bantu. Dan pelanggan itu bilang : &#8220;baik, [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Malam ini ketika saya membantu suami melayani pelanggan, ada hal yang mengingatkan kami bahwa setiap apa yang kita katakan itu merupakan sebuah &#8220;janji&#8221;, bukan omong kosong belaka.</p>
<p>Pelanggan itu meminta kami untuk mengecek webnya. Dikarenakan suami sedang sibuk, maka kami bilang bahwa jam 10 malam baru kami bisa bantu. Dan pelanggan itu bilang : &#8220;baik, saya tunggu janjinya&#8221;.</p>
<p>Mendadak kami terperangah &#8220;wow, janji ? Siapa yang bilang janji? Kita tadi kan tidak bilang pasti jam 10 ? Bisa jadi lebih dari jam itu&#8221;. Kami merenung sesaat. Oh iya, kami diingatkan lagi bahwa setiap omongan jangan &#8220;sia-sia&#8221; dikatakan, tapi harus ditepati. </p>
<p>Saya bersyukur diingatkan kembali tentang hati-hati dalam setiap perkataan. Sekali kita tidak bisa menepatinya, maka berkurang sudah kepercayaan orang terhadap kita.</p>
<p>Hal ini juga sering saya alami ketika menjadi customer. Baru-baru ini saja ada seorang marketing perumahan yang tidak bisa memegang omongannya. Beliau mengatakan bahwa beliau tidak akan mengecewakan customer dengan menyerahkan kavling yang dijual itu ke orang lain. Tapi ternyata belum juga fix harga upgrade bangunannya diserahkan ke kami, kavling tersebut sudah diserahkan ke pembeli yang lain.</p>
<p>Rasa kecewa memang berkecamuk. Tapi saya sudah rasa dari awal memang hal ini sangat mungkin terjadi. Seharusnya marketing tersebut mengatakan bahwa agar tidak diambil pembeli yang lain, maka kami harus membayar booking fee. Tapi beliau tidak mengatakan demikian. Beliau mengatakan bahwa harus memberi uang muka tanda jadi (deal) dulu. Padahal harga upgrade belum fix, bagaimana memberi tanda jadi? </p>
<p>Ah tapi tidak mengapa. Saya sangat paham akan kejadian seperti akan pasti terjadi. </p>
<p>Hal lain juga pernah terjadi dengan sebuah penjual jasa. Beliau mengatakan bahwa paling lambat 1 bulan jadi. Tapi ketika 1 bulan berlalu, beliau mengatakan bahwa sedang sibuk karena keluarga dari luar negeri sedang datang. Sehingga diusahakan 1 bulan ke depan akan jadi. 1 bulan berlalu ternyata belum jadi juga. Beliau beralasan bahwa baru saja kecelakaan. Akhirnya diminta deadline, tapi beliau tidak bisa memberikan deadline. Hmmm</p>
<p>Kalau memang tidak bisa menyelesaikan, harusnya bilang saja daripada harus berkelit terus. Saya sebagai kustomer sudah berusaha menahan diri agar tidak bawel serta berusaha memahami permasalahannya.</p>
<p>Tapi nasi sudah menjadi bubur. Kepercayaan bisa hancur gara-gara ingkar janji. Pintu maaf selalu ada, tapi mungkin tidak bisa bekerjasama lagi.</p>
<p>Kesimpulannya : pegang perkataan Anda, jangan hanya membual.</p>
Telah dibaca :127<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li><a href="http://andinni.com/orang-itu-yang-dipegang-adalah-omongannya/" title="orang itu yang dipegang omongannya">orang itu yang dipegang omongannya</a></li><li><a href="http://andinni.com/orang-itu-yang-dipegang-adalah-omongannya/" title="omongan orang tidak dapat dipegang">omongan orang tidak dapat dipegang</a></li><li><a href="http://andinni.com/orang-itu-yang-dipegang-adalah-omongannya/" title="omongan suami tidak bisa di pegang">omongan suami tidak bisa di pegang</a></li><li><a href="http://andinni.com/orang-itu-yang-dipegang-adalah-omongannya/" title="orang itu yang di pegang omongannya">orang itu yang di pegang omongannya</a></li><li><a href="http://andinni.com/orang-itu-yang-dipegang-adalah-omongannya/" title="orang yang di pegang janjinya">orang yang di pegang janjinya</a></li><li><a href="http://andinni.com/orang-itu-yang-dipegang-adalah-omongannya/" title="puisi orang yang dipegang itu omongannya">puisi orang yang dipegang itu omongannya</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andinni.com/orang-itu-yang-dipegang-adalah-omongannya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Setiap hari adalah kado spesial</title>
		<link>http://andinni.com/setiap-hari-adalah-kado-spesial/</link>
		<comments>http://andinni.com/setiap-hari-adalah-kado-spesial/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 03 Mar 2013 11:04:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andinni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mindset]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andinni.com/?p=149</guid>
		<description><![CDATA[Terkadang kita tidak menyadari bahwa hari ini ada karena anugrah. Setiap hari kita bernafas dengan lega, dapat memandang apapun di sekeliling dengan jelas, dapat mengecap makanan yang lezat tanpa merasa ngilu di gigi, dapat berjalan tanpa rasa sakit di kaki, dapat memeluk orang-orang tercinta. Kita tidak menyadari bahwa semua ini adalah sebuah anugrah. Mungkin Anda [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Terkadang kita tidak menyadari bahwa hari ini ada karena anugrah. Setiap hari kita bernafas dengan lega, dapat memandang apapun di sekeliling dengan jelas, dapat mengecap makanan yang lezat tanpa merasa ngilu di gigi, dapat berjalan tanpa rasa sakit di kaki, dapat memeluk orang-orang tercinta. Kita tidak menyadari bahwa semua ini adalah sebuah anugrah.</p>
<p>Mungkin Anda seorang pedagang. Tidak ada penjualan sama sekali hari ini. Yang ada cuma rugi. Tetaplah bersyukur!</p>
<p>Sekali lagi : Tetaplah bersyukur!</p>
<p>Ada banyak hal baik yang perlu kita syukuri dibanding memikirkan hal-hal bersifat materi.</p>
<p>Setiap hari adalah kado spesial dari Tuhan. Bukan cuma saat berulang tahun saja.</p>
<p>Sekarang pertanyaannya : apakah tidak ada hal baik yang membuat Anda harus tetap bersukacita hari ini? </p>
<p>Renungkan sejenak</p>
Telah dibaca :218<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li><a href="http://andinni.com/setiap-hari-adalah-kado-spesial/" title="hidup ini harus di mind set">hidup ini harus di mind set</a></li><li><a href="http://andinni.com/setiap-hari-adalah-kado-spesial/" title="mindset artinya">mindset artinya</a></li><li><a href="http://andinni.com/setiap-hari-adalah-kado-spesial/" title="kado spesial buat sahabat">kado spesial buat sahabat</a></li><li><a href="http://andinni.com/setiap-hari-adalah-kado-spesial/" title="dunia menurut sudut pandang merry riana">dunia menurut sudut pandang merry riana</a></li><li><a href="http://andinni.com/setiap-hari-adalah-kado-spesial/" title="tulisan spesial buat sahabat">tulisan spesial buat sahabat</a></li><li><a href="http://andinni.com/setiap-hari-adalah-kado-spesial/" title="tulisan kado bb">tulisan kado bb</a></li><li><a href="http://andinni.com/setiap-hari-adalah-kado-spesial/" title="setiap hari adalah sama">setiap hari adalah sama</a></li><li><a href="http://andinni.com/setiap-hari-adalah-kado-spesial/" title="Setiap hari adalah">Setiap hari adalah</a></li><li><a href="http://andinni.com/setiap-hari-adalah-kado-spesial/" title="mindset srtinya">mindset srtinya</a></li><li><a href="http://andinni.com/setiap-hari-adalah-kado-spesial/" title="Mainset artinya">Mainset artinya</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andinni.com/setiap-hari-adalah-kado-spesial/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Orang lain adalah cermin diri Anda</title>
		<link>http://andinni.com/orang-lain-adalah-cermin-diri-anda/</link>
		<comments>http://andinni.com/orang-lain-adalah-cermin-diri-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Feb 2013 04:02:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andinni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mindset]]></category>
		<category><![CDATA[cermin]]></category>
		<category><![CDATA[karakter]]></category>
		<category><![CDATA[pengembangan diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andinni.com/?p=146</guid>
		<description><![CDATA[Orang lain adalah cerminan diri kita. Jangan heran jika ada kasus dimana seorang suami keras dan kasar terhadap istrinya, maka istrinyapun juga akan membalas dengan perbuatan tidak menyenangkan. Hal di ini hanya sebagai contoh saja. Di saat orang lain berbuang curang, apakah Anda akan membalasnya? Apakah Anda jadi marah-marah tidak karuhan? Banting HP? Kepruk meja? [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Orang lain adalah cerminan diri kita. Jangan heran jika ada kasus dimana seorang suami keras dan kasar terhadap istrinya, maka istrinyapun juga akan membalas dengan perbuatan tidak menyenangkan. Hal di ini hanya sebagai contoh saja.</p>
<p>Di saat orang lain berbuang curang, apakah Anda akan membalasnya? Apakah Anda jadi marah-marah tidak karuhan? Banting HP? Kepruk meja? Membanting piring?</p>
<p>Atau ketika Anda menerima perlakuan tidak adil, apakah Anda akan membalas dendam ?</p>
<p>Jika YA, itu artinya Anda belum memiliki hati yang lapang. Mindset Anda harus direparasi.</p>
<p>Untuk tetap bahagia, maka kita harus menyingkirkan semua pikiran-pikiran negatif. Berdiamlah sejenak ketika marah. Buang jauh-jauh pikiran ingin balas dendam. Malah sebaliknya yang sebaiknya Anda lakukan adalah : tetap mengasihi dan mengampuni.</p>
<p>Kita semua tidak ada yang tidak pernah berbuat salah, baik disengaja maupun tidak sengaja. Dengan demikian, sepantasnyalah kita memiliki sikap hidup yang baik dengan tidak membalas kejahatan dengan kejahatan.</p>
<p>Semua hal itu adalah sebuah proses yang harus kita jalani. </p>
<p>Kebahagian adalah hal yang harus diciptakan. Ciptakan kebahagiaan itu dengan membuat orang lain bahagia, maka Andapun juga akan turut berbahagia. (PK)</p>
Telah dibaca :257<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li><a href="http://andinni.com/orang-lain-adalah-cermin-diri-anda/" title="orang lain adalah cermin">orang lain adalah cermin</a></li><li><a href="http://andinni.com/orang-lain-adalah-cermin-diri-anda/" title="artikel tentang orang lain adalah cerminan diri kita">artikel tentang orang lain adalah cerminan diri kita</a></li><li><a href="http://andinni.com/orang-lain-adalah-cermin-diri-anda/" title="andinni com 02">andinni com 02</a></li><li><a href="http://andinni.com/orang-lain-adalah-cermin-diri-anda/" title="cermin adalaha">cermin adalaha</a></li><li><a href="http://andinni.com/orang-lain-adalah-cermin-diri-anda/" title="Lain dari yang lain sahabatku">Lain dari yang lain sahabatku</a></li><li><a href="http://andinni.com/orang-lain-adalah-cermin-diri-anda/" title="orang banting cermin">orang banting cermin</a></li><li><a href="http://andinni.com/orang-lain-adalah-cermin-diri-anda/" title="orang lain adalah cermin diri kita">orang lain adalah cermin diri kita</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andinni.com/orang-lain-adalah-cermin-diri-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jangan pernah memberi DP terlalu besar</title>
		<link>http://andinni.com/jangan-pernah-memberi-dp-terlalu-besar/</link>
		<comments>http://andinni.com/jangan-pernah-memberi-dp-terlalu-besar/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Jan 2013 12:15:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andinni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wirausaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andinni.com/?p=143</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu lalu saya berjumpa dengan seorang pengusaha jasa desain. Beliau menuturkan bahwa trik untuk mengikat customer adalah dengan menggunakan DP (down payment atau uang muka). Jika customer berani mengasi DP besar, itu artinya dia percaya sepenuhnya pada kita. Sama halnya juga ketika customer tidak menawar harga yang kita kasi, itu artinya dia sudah terikat. [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa waktu lalu saya berjumpa dengan seorang pengusaha jasa desain. Beliau menuturkan bahwa trik untuk mengikat customer adalah dengan menggunakan DP (down payment atau uang muka). Jika customer berani mengasi DP besar, itu artinya dia percaya sepenuhnya pada kita. Sama halnya juga ketika customer tidak menawar harga yang kita kasi, itu artinya dia sudah terikat.</p>
<p>Nah, ketika DP yang diberikan besar (lebih dari 30%) maka dengan mudah si pengusaha tersebut &#8220;meremehkan&#8221; pekerjaannya untuk customer. Misalnya dengan mengulur-ulur waktu pengerjaan dengan berbagai alasan. Waktu penguluran itulah yang akan dia gunakan untuk mengerjakan pesanan customer yang memberikan DP kecil, supaya cepat selesai dan cepat dapat bayaran.</p>
<p>Oh ternyata hampir banyak freelance maupun profesional yang melakukan itu. Dan seringkali juga saya menjadi korbannya.</p>
<p>Customer memberikan DP yang besar ke penjual dengan harapan supaya hasilnya bagus dan cepat dikerjakan. Tapi tidak jarang malah customer dipermainkan dengan penguluran waktu, bahasa jawanya &#8220;mbleset&#8221; atau &#8220;ingkar janji&#8221;. Alasannya macam-macam, mulai : kecelakaan, banyak orderan, komputer rusak, ada keluarga yang sakit dll.</p>
<p>So guys, jangan pernah memberikan DP terlalu besar, kecuali jika terbukti bahwa penjual tersebut benar-benar profesional dan bertanggungjawab.</p>
Telah dibaca :208<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li><a href="http://andinni.com/jangan-pernah-memberi-dp-terlalu-besar/" title="berwirausaha karena terpaksa">berwirausaha karena terpaksa</a></li><li><a href="http://andinni.com/jangan-pernah-memberi-dp-terlalu-besar/" title="DP sahabat">DP sahabat</a></li><li><a href="http://andinni.com/jangan-pernah-memberi-dp-terlalu-besar/" title="terpaksa berwirausaha">terpaksa berwirausaha</a></li><li><a href="http://andinni.com/jangan-pernah-memberi-dp-terlalu-besar/" title="film cita cita wirausaha">film cita cita wirausaha</a></li><li><a href="http://andinni.com/jangan-pernah-memberi-dp-terlalu-besar/" title="dp utk sahabat">dp utk sahabat</a></li><li><a href="http://andinni.com/jangan-pernah-memberi-dp-terlalu-besar/" title="dp tulisan percaya">dp tulisan percaya</a></li><li><a href="http://andinni.com/jangan-pernah-memberi-dp-terlalu-besar/" title="DP tulisan orderan">DP tulisan orderan</a></li><li><a href="http://andinni.com/jangan-pernah-memberi-dp-terlalu-besar/" title="dp tulisan buat sahabat">dp tulisan buat sahabat</a></li><li><a href="http://andinni.com/jangan-pernah-memberi-dp-terlalu-besar/" title="dp lebih besar">dp lebih besar</a></li><li><a href="http://andinni.com/jangan-pernah-memberi-dp-terlalu-besar/" title="DP besar">DP besar</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andinni.com/jangan-pernah-memberi-dp-terlalu-besar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ingkar janji, sebuah ketidakprofesionalan</title>
		<link>http://andinni.com/ingkar-janji-sebuah-ketidakprofesionalan/</link>
		<comments>http://andinni.com/ingkar-janji-sebuah-ketidakprofesionalan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Dec 2012 01:57:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andinni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andinni.com/?p=140</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa kali saya sering menemui seseorang yang menjual jasa tertentu, dia ingkar terhadap apa yang telah dia janjikan. Misalnya dia menjual jasa fotografi. Dia bilang bahwa fotonya akan jadi dalam 1 minggu ke depan. Maka DP pun dibayarkan agar supaya kerjanya semakin semangat dan cepat selesai. Satu minggu lewat&#8230; Dan ditanyakan. Apa jawabannya? Dia berdalih [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa kali saya sering menemui seseorang yang menjual jasa tertentu, dia ingkar terhadap apa yang telah dia janjikan. Misalnya dia menjual jasa fotografi.</p>
<p>Dia bilang bahwa fotonya akan jadi dalam 1 minggu ke depan. Maka DP pun dibayarkan agar supaya kerjanya semakin semangat dan cepat selesai.</p>
<p>Satu minggu lewat&#8230; Dan ditanyakan. Apa jawabannya? Dia berdalih bahwa masih sibuk di luar kota. 2 minggu kemudian ditanya lagi apa sudah jadi. Apa jawabannya? Leptopnya masih rusak, dan masih dibetulin oleh temannya. Akhirnya sampai berbulan-bulan capek sendiri bertanya seperti itu. </p>
<p>Akhirnya dimintai deadline, kapan bisa selesai. Dia janji paling jelek hari minggu ini. Dan ternyata meleset&#8230; Masih beralasan yang serupa. Dia bilang minta waktu hingga minggu depan. Dan ternyata minggu malam ditunggupun katanya masih di percetakan, dan kemungkinan besok baru selesai.</p>
<p>Capek dengan hal ini, kami putuskan untuk menggunakan fotografer lain.</p>
<p>Belajar dari pengalaman ini :<br />
1. Jangan pernah memberikan DP terlalu besar jika belum pernah melihat kinerjanya<br />
2. Jangan mudah percaya janji manis<br />
3. Pelajari track record orangnya<br />
4. Lebih baik kerjasama dengan fotografer fulltime, bukan srabutan</p>
Telah dibaca :373<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li><a href="http://andinni.com/ingkar-janji-sebuah-ketidakprofesionalan/" title="sahabat yang ingkar janji">sahabat yang ingkar janji</a></li><li><a href="http://andinni.com/ingkar-janji-sebuah-ketidakprofesionalan/" title="andinni com ingkar-janji-sebuah-ketidakprofesionalan">andinni com ingkar-janji-sebuah-ketidakprofesionalan</a></li><li><a href="http://andinni.com/ingkar-janji-sebuah-ketidakprofesionalan/" title="Tuhan tak pernah ingkar janji">Tuhan tak pernah ingkar janji</a></li><li><a href="http://andinni.com/ingkar-janji-sebuah-ketidakprofesionalan/" title="teman yang mudah ingkar janji">teman yang mudah ingkar janji</a></li><li><a href="http://andinni.com/ingkar-janji-sebuah-ketidakprofesionalan/" title="Sahabat yg ingkar janji">Sahabat yg ingkar janji</a></li><li><a href="http://andinni.com/ingkar-janji-sebuah-ketidakprofesionalan/" title="KISAH SAHABAT UTAMAKAN ORANG LAIN">KISAH SAHABAT UTAMAKAN ORANG LAIN</a></li><li><a href="http://andinni.com/ingkar-janji-sebuah-ketidakprofesionalan/" title="kisah masa sahabat tekait ingkar janji">kisah masa sahabat tekait ingkar janji</a></li><li><a href="http://andinni.com/ingkar-janji-sebuah-ketidakprofesionalan/" title="kata sahabat yg ingkar">kata sahabat yg ingkar</a></li><li><a href="http://andinni.com/ingkar-janji-sebuah-ketidakprofesionalan/" title="kata kata sahabat ingkar janji">kata kata sahabat ingkar janji</a></li><li><a href="http://andinni.com/ingkar-janji-sebuah-ketidakprofesionalan/" title="Kata buat sahabat yang ingkar janji">Kata buat sahabat yang ingkar janji</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andinni.com/ingkar-janji-sebuah-ketidakprofesionalan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Pandang</title>
		<link>http://andinni.com/cara-pandang/</link>
		<comments>http://andinni.com/cara-pandang/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Oct 2012 17:36:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andinni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mindset]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andinni.com/?p=137</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa orang melihat masalah dari sudut yang berbeda-beda. Cara pandang seseorang dalam melihat suatu masalah sangat menentukan dalam dia menyikapi masalah itu. Seseorang X melihat masalah A itu sebagai masalah besar, lalu dia mengeluh kenapa ini mesti terjadi dlsb. Ada seseorang Y yang melihat bahwa masalah ini bukan sebuah kebetulan, tapi sebuah ujian agar bisa [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa orang melihat masalah dari sudut yang berbeda-beda. Cara pandang seseorang dalam melihat suatu masalah sangat menentukan dalam dia menyikapi masalah itu.</p>
<p>Seseorang X melihat masalah A itu sebagai masalah besar, lalu dia mengeluh kenapa ini mesti terjadi dlsb. Ada seseorang Y yang melihat bahwa masalah ini bukan sebuah kebetulan, tapi sebuah ujian agar bisa naik kelas dalam sekolah kehidupan. Seorang Z malah melihat masalah itu sebagai sebuah peluang yang akan menaikkan kehidupannya.</p>
<p>Bukan seberapa besar masalah yang Anda hadapi, tetapi dengan siapa Anda menghadapinya itu jauh lebih penting. Apakah Anda menghadapinya sendiri? Atau Anda menghadapinya dengan mengandalkan Tuhan pencipta alam semesta ini?</p>
<p>Pasti ada hikmah dari setiap masalah. Ubah cara pandang Anda jika masih salah!</p>
Telah dibaca :678<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li><a href="http://andinni.com/cara-pandang/" title="tema-tema yang ada tulisan yg bermakna">tema-tema yang ada tulisan yg bermakna</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andinni.com/cara-pandang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jangan bilang &#8220;mudah-mudahan&#8221;</title>
		<link>http://andinni.com/jangan-bilang-mudah-mudahan/</link>
		<comments>http://andinni.com/jangan-bilang-mudah-mudahan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Oct 2012 17:20:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andinni</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mindset]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andinni.com/?p=132</guid>
		<description><![CDATA[Mengatakan &#8220;mudah-mudahan&#8221; itu artinya seseorang itu ragu-ragu, tidak yakin dan tidak siap serta memperlengkapi diri. Seorang anak kecil ditanya &#8220;rudolf, kamu yakin dpt nilai 100?&#8221;. Jawab rudolf : &#8220;yakin om, krn saya sdh belajar&#8221;. Jika dalam melakukan sesuatu kita mengatakan &#8220;mudah-mudahan bisal&#8221; itu artinya kita ragu. Tapi kalau kita mengatakan &#8220;yes, saya pasti bisa!&#8221;, setidaknya [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Mengatakan &#8220;mudah-mudahan&#8221; itu artinya seseorang itu ragu-ragu, tidak yakin dan tidak siap serta memperlengkapi diri.</p>
<p>Seorang anak kecil ditanya &#8220;rudolf, kamu yakin dpt nilai 100?&#8221;. Jawab rudolf : &#8220;yakin om, krn saya sdh belajar&#8221;.</p>
<p>Jika dalam melakukan sesuatu kita mengatakan &#8220;mudah-mudahan bisal&#8221; itu artinya kita ragu. Tapi kalau kita mengatakan &#8220;yes, saya pasti bisa!&#8221;, setidaknya 50% Anda sudah menyelesaikannya.</p>
<p>Bagaimana bisa anda seyakin itu? Anda harus lakukan sesuatu : <b>perlengkapi diri anda terlebih dahulu dg sungguh-sungguh, kerja keras.</b></p>
<p>Memang tidak ada yg absolut di dunia ini selain Tuhan. Tapi jika kita tahu bahwa kita pasti bisa mengerjakannya, kita tdk perlu mengatakan &#8220;mudah-mudahan&#8221;. Katakan pada diri Anda sendiri : &#8220;yes, i can do it, sure!&#8221; &#8220;Saya pasti sukses!“. Ini akan menggerakkan otot-otot, otak, aliran darah Anda untuk berbuat sesuatu.</p>
Telah dibaca :1455<h4>Incoming search terms:</h4><ul><li><a href="http://andinni.com/jangan-bilang-mudah-mudahan/" title="tulisan untuk sahabat">tulisan untuk sahabat</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andinni.com/jangan-bilang-mudah-mudahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
