Saling Care dan Melayani

Posted by on Apr 12, 2012 in Umum | 0 comments

Di artikel sebelumnya tentang cermin diri, saya sudah menuliskan bahwa apa yang kita lakukan terhadap orang lain, itu juga yang akan kita dapat dari orang lain ke kita. Apa yang kita ingin orang lain perbuat untuk kita, perbuatlah juga demikian.

Ada seorang Ayah, sebut saja si A. Ayah ini sangat cuek sekali, bahkan kepada keluarganya sekalipun. Anak dan istrinya sudah kelaparan di rumah, dia malah enak-enakan makan bakso dan fried chicken di luar tanpa rasa bersalah. Kisah ini benar-benar terjadi dalam sebuah keluarga.

Jangan sampai cerita di atas terjadi pada keluarga Anda. Sebagai seorang yang telah mendapat pencerahan dari yang maha Kuasa, kita mesti harus terus berubah hari lepas hari menuju lebih baik. Mintalah hikmah kepadaNya.

Banyak hal-hal sepele yang kadang tidak diperhatikan ternyata itulah hal-hal yang dilihat orang lain. Sebagai contoh ketika Anda makan bersama di sebuah warung. Anda sudah mendapat makanan, sedang teman Anda atau anak istri Anda belum mendapatkannya. Apakah Anda akan makan dulu atau menunggu ketika semua sudah mendapat makan ? Bagaimana perasaan Anda kalau seandainya hal itu dibalik ?

Jika ada orang tua, nenek-nenek atau kakek-kakek tidak mendapat kursi di sebuah BUS, akankah Anda memberikan kursi Anda untuk beliau ?

Di era modern ini etika dan sopan santun semakin terkikis. Semakin pintar sesorang tidak menjamin bahwa dia punya sopan santun dan etika karena memang tidak diajari sebagai materi pokok dalam akademik.

Sahabat, ada seorang ibu. Ibu ini sangat senang sekali mengundang makan-makan tetangga atau teman-temannya di rumah. Setiap kali ada acara, beliaulah yang menyiapkan semua makanan itu karena sedikit orang yang sadar untuk membantu. Ketika ditanya apakah beliau tidak capek, jawabnya “Saya senang melakukan hal ini”. Ibu ini sangat disayang oleh orang di sekitarnya. Tidaklah salah jika berkat kesehatan selalu ibu ini terima.

Pernahkan ketika Anda di luar rumah lalu menelepon orang di rumah “Papa atau adek sudah makan ? mau dibawain makanan apa?”. Pernahkan Anda mendapatkan perhatian seperti itu oleh orang yang mengasihi Anda? Bagaimana perasaan Anda? Kebutuhan untuk dikasihi adalah kebutuhan pokok setiap kita. Mari lakukan itu!

Mengasihi tidak cukup dengan kata-kata “i love you, aku mengasihimu” tapi harus dilakukan dengan tindakan. Sama seperti iman tanpa perbuatan adalah mati.

Utamakan orang lain maka Anda juga akan diutamakan oleh Tuhan.

Semoga artikel ini mencerahkan sahabat Andin dimanapun berada!

Read More

Cermin Diri

Posted by on Apr 12, 2012 in Umum | 0 comments

Pernahkah Anda bercermin di depan kaca ? Bagaimana tampilan Anda, menarikkah ? Cantik / Cakep ?

Tapi pernahkan Anda merasakan bahwa orang lain adalah juga cermin diri kita? Jika orang lain cuek dengan kita, kemungkinan besar karena kita juga cuek dengan mereka.

Kita tumbuh dewasa dibentuk oleh lingkungan. Lingkungan yang care, ramah, rendah hati akan membentuk diri kita demikian pula. Sebaliknya lingkungan yang cuek, gampang panas, akan membuat diri kita demikian juga. Benarlah hal ini bahwa anak sesungguhnya seperti kertas putih, sedang lingkungan (orang tua, saudara, tetangga) adalah penulisnya.

Anda ingin juga kan memiliki anak yang sopan, santun, suka menolong, tahu diri, kalau orang tua lagi sibuk dia dengan rela mau menawarkan diri untuk membantu ? Maka bentuklah dia seperti itu dari sejak kecil. Berilah contoh. Andalah contoh yang hidup yang bisa dilihat oleh anak Anda.

Memang orang tua yang karakternya baik belum tentu anaknya baik. Hal ini kadang ditentukan oleh kepribadian anak itu sendiri. Tapi jika anak itu baik, maka dia bisa diajar. Mungkin dia tidak bisa menangkap apa yang dia lihat dan dicontohkan oleh orang tua, tapi dia bisa berubah ketika dia ditegur dan dikasi tau. Tentunya tegurlah dengan kasih.

Ada seorang gadis yang banyak disukai oleh ibu-ibu, bahkan mau dijodohkan dengan anak-anaknya. Kenapa gadis itu begitu disukai dan disayang ?

Ketika seorang ibu yang menjadi atasannya sibuk mencari sesuatu, gadis itu rela menawarkan diri “Ibu, ada yang bisa saya bantu ?”. Hal inilah yang membedakan dengan yang lain. Yang lain begitu cuek, sedang dia bisa melihat hal yang baik yang harus dia lakukan.

Semoga artikel ini mencerahkan Anda!

 

Incoming search terms:

Read More

Perkataan anda mempengaruhi masa depan anda

Posted by on Mar 30, 2012 in Umum | 0 comments

Lidah merupakan salah satu panca indera dari lima panca indera yang ada pada manusia. Fungsinya bagi setiap kita sangat penting, yakni untuk merasakan rangsangan dari benda-benda yang masuk ke dalam mulut kita. Ia dapat merespon berbagai jenis dan macam rasa seperti manis, pahit, asam, dan pahit.

Selain sebagai indera perasa, ternyata lidah juga memiliki kekuatan yang sangat dahsyat. Sejumlah studi dalam bidang psikologi membuktikan bahwa perkataan seseorang dapat berefek positif ataupun negatif pada kehidupan makhluk hidup.

Fakta ini berbanding lurus dengan apa yang dituliskan Alkitab yang mengatakan hidup dan mati dikuasai oleh lidah (Amsal 18:25). Jadi, setiap perkataan yang Anda ucapkan memiliki kuasa tidak hanya bagi orang lain tetapi juga bagi diri Anda sendiri.

Anak kecil yang setiap hari dikatakan bodoh dan tidak berguna oleh orang tuanya maka pada saat ia dewasa nanti apa yang diucapkan oleh ayah ibunya benar-benar terjadi. Seorang karyawan yang terus dikatakan tidak becus oleh pimpinannya tidak akan pernah dapat berkembang dan terus akan melakukan kecerobohan-kecerobohan seperti yang dikatakan oleh pimpinannya.

Dari sini kita bisa melihat bahwa ucapan kita memiliki pengaruh yang kuat bagi tercapainya masa depan seseorang. Oleh karenanya, jangan bermain-main dengan lidah Anda. Pakailah itu untuk hal yang positif dan membangun diri Anda dan orang-orang di sekitar Anda. (Sumber: Jawaban.com)

Read More